etika komputer

Posted: January 4, 2012 in Biography

Definisi Etika Komputer

sebuah frase yang sering digunakan namun sulit untuk didefinisikan. Untuk menanamkan kebiasaan komputer yang sesuai, etika harus dijadikan kebijakan organsasi etis.

Pada tahun 1992, koalisi etika komputer yang tergabung dalam lembaga etika komputer (CEI) memfokuskan pada kemajuan teknologi informasi, atik dan korporasi serta kebijakan publik

Penanggung Jawab Utama Etika Komputer

a.   CEO pejabat ekseutif tertinggi contoh : Diretur

b. CIO Pejabat yang paling bertanggung jawab terhadap etika computer

c. Dua aktivitas utama CIO dalam penegakan komponen etia komputer

– CIO harus waspada dan sadar bagaiman omputer mempengaruhi masyarakat

– CIO harus membuat sesuatu denah memformulasi tersebut secara tepat.

Sepuluh etika komputer

1. Jangan menggunakan komputer untuk membahayakan orang lain.

2. Jangan mencampuri pekerjaan komputer orang lain.

3. Jangan mengintip file orang lain.

4. Jangan menggunakan komputer untuk mencuri.

5. Jangan menggunakan komputer untuk bersaksi dusta.

6. Jangan menggunakan atau menyalin perangkat lunak yang belum kamu bayar.

7. Jangan menggunakan sumber daya komputer orang lain tanpa otorisasi.

8. Jangan mengambil hasil intelektual orang lain untuk diri kamu sendiri.

9. Pikirkanlah mengenai akibat sosial dari program yang kamu tulis.

10. Gunakanlah komputer dengan cara yang menunjukkan tenggang rasa dan rasa penghargaan.

Definisi

Thomas Porter dalam bukunya “EDP Control and Auditing” yakni :

Computer abuse:

Tindakan sengaja dengan melibatkan komputer dimana satu pelaku kejahatan atau lebih dapat memperoleh keuntungan atau korban ( satu atau lebih ) dapat menderita kerugian.

Computer crime:

Tindakan melanggar hukum di mana pengetahuan tentang komputer sangat penting agar pelaksanaannya berjalan dengan baik.

Computer related crime:

Kejahatan yang berkaitan dengan komputer tidak terbatas pada kejahatan bisnis, kerah putih atau ekonomi. Kejahatan itu mencakup kejahatan yang menghancurkan komputer atau isinya atau membahayakan kehidupan dan kesejahteraan manusia karena semua tergantung apakah komputer dapat bekerja dengan benar atau tidak.

 

KEJAHATAN KOMPUTER (Cyber Crime)

Salah satu definisi Cyber crime, computer crime, adalah perbuatan melawan hukum yang dilakukan memakai komputer sebagai sarana/alat atau komputer sebagai objek, baik untuk memperoleh keuntungan ataupun tidak, dengan merugikan pihak lain

Metode Kejahatan Komputer

Trojan Horse,

Teknik salami

Logic Bomb

Kebocoran Data

PENYEBAB

 

1.Aplikasi bisnis berbasis TI dan jaringan komputer meningkat online banking, e-commerce, Electronic data Interchange (EDI).
2.Desentralisasi server.
3.Transisi dari single vendor ke multi vendor.
4.Meningkatnya kemampuan pemakai (user).
5.Kesulitan penegak hokum dan belum adanya ketentuan yang pasti.
6.Semakin kompleksnya system yang digunakan, semakin besarnya source code program yang digunakan.
7.Berhubungan dengan internet.

 

APA ITU HACKER??

 

•Perkataan “Hacker” muncul sekitar tahun 1960-an dimana komputer-komputer masih merupakan “monster” yang besar ukurannya. Pada zaman ini Hacker berarti seorang yang menunggu, menjaga dan mengoperasikan komputer. Mereka ini pada umumnya adalah para ahli pendisain dan peneliti di bidang komputer. Dengan menjalankan program tertentu mereka mampu menghentikan semua kegiatan komputer.

 

• tahun 1965 istilah hacker berkembang artinya, Hacker bukan hanya seseorang yang dapat mendisain dan menciptakan komputer. Hacker juga berarti seorang programmer yang senang “bermain-main” dengan komputer, seperti menemukan hal-hal baru dalam penggunaan komputer, mencari-cari kelemahan sistem operasi, dan sebagainya.

 

• Hacker juga sebutan untuk mereka yang memberikan sumbangan yang bermanfaat kepada jaringan komputer, membuat program kecil dan membagikannya dengan orang-orang di Internet.

ELITE

Ciri-ciri :

mengerti sistem operasi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi & menyambungkan jaringan secara global, melakukan pemrogramman setiap harinya, effisien & trampil, menggunakan pengetahuannya dengan tepat, tidak menghancurkan data-data, dan selalu mengikuti peraturan yang ada. Tingkat Elite ini sering disebut sebagai ‘suhu’.

SEMI ELITE

Ciri-ciri : lebih muda dari golongan elite, mempunyai kemampuan & pengetahuan luas tentang komputer, mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya), kemampuan programnya cukup untuk mengubah program eksploit.

DEVELOPED KIDDIE

Ciri-ciri : umurnya masih muda (ABG) & masih sekolah, mereka membaca tentang metoda hacking & caranya di berbagai kesempatan, mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan kemenangan ke lainnya, umumnya masih menggunakan Grafik User Interface (GUI) & baru belajar basic dari UNIX tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi

SCRIPT KIDDIE

Ciri-ciri : seperti developed kiddie dan juga seperti Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal, tidak lepas dari GUI, hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti & menyusahkan hidup sebagian pengguna Internet.

LAMMER

Ciri-ciri : tidak mempunyai pengalaman & pengetahuan tapi ingin menjadi hacker sehingga lammer sering disebut sebagai ‘wanna-be’ hacker, penggunaan komputer mereka terutama untuk main game, IRC, tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit, melakukan hacking dengan menggunakan software trojan, nuke & DoS, suka menyombongkan diri melalui IRC channel, dan sebagainya. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai level developed kiddie atau script kiddie saja.

TAHAP HACKER BERAKSI

1. Tahap mencari tahu  system komputer sasaran

2. Tahap penyusupan

3. Tahap penjelajahan

4. Tahap keluar dan menghilangkan jejak.

 

ISTILAH-ISTILAH HACKER PENYUSUP

1. Mundane tahu mengenai hacking tapi tidak mengetahui metode dan prosesnya.

2. lamer (script kiddies) ; mencoba script-script yang pernah di buat oleh aktivis hacking, tapi tidak paham bagaimana cara membuatnya.

3. wannabe paham sedikit metode hacking, dan sudah mulai berhasil menerobos sehingga berfalsafah ; HACK IS MY RELIGION

4. larva (newbie) hacker pemula, teknik hacking mulai dikuasai dengan baik, sering bereksperimen.

5. hacker aktivitas hacking sebagai profesi.

6.wizard hacker yang membuat komunitas pembelajaran di antara mereka.

 

CRACKER

Cracker adalah sebutan untuk mereka yang masuk ke sistem orang lain dan cracker lebih bersifat destruktif, biasanya di jaringan komputer, mem-bypass password atau lisensi program komputer, secara sengaja melawan keamanan komputer, men-deface (merubah halaman muka web) milik orang lain bahkan hingga men-delete data orang lain, mencuri data dan umumnya melakukan cracking untuk keuntungan sendiri, maksud jahat, atau karena sebab lainnya karena ada tantangan. Beberapa proses pembobolan dilakukan untuk menunjukan kelemahan keamanan system

*******************************************************************************************************

•Kelompok 10

•ETIKA komputer

•Etika komputer berasal dari 2 suku kata yaitu etika (bahasa Yunani: ethos) artinya adat istiadat atau kebiasaan yang baik

dalam individu, kelompok maupun masyarakat

•komputer (bahasa Inggris: to compute) merupakan alat yang digunakan untuk menghitung dan mengolah data.

•Etika komputer adalah seperangkat asas atau nilai yang behubungan dengan penggunaan komputer.
•Sejarah Etika Komputer

Pada tahun 1973, komputer pertama kali ditemukan oleh Howard Aiken. Penemuan komputer menjadi tonggak lahirnya etika komputer yang kemudian berkembang menjadi sebuah ilmu baru di bidang teknologi.

 

Periode I (1940-an)

Tahun 1940-an merupakan awal lahirnya teknologi komputer. Seorang profesor bernama Profesor Nobert Wiener melakukan penelitian dan menuangkan pada sebuah buku berjudul Cybernetics : Control and Communication in the Animal and Machine. Penelitiannya masih berlanjut sampai tahun1950-an. Konsep pemikiran dari Wiener telah menghasilkan pondasi kuat perkembangan etika komputer di masa datang.

 

Periode II (1960-an)
Meningkatnya jumlah penggunaan komputer pada era tersebut

membuat Donn Parker dari SRI International Menlo Park California melakukan berbagai penelitian terhadap penggunaan komputer secara ilegal. Menurut Parker, kejahatan komputer terjadi karena kebanyakan orang mengabaikan etika dalam penggunaan komputer. Pemikiran Parker menjadi pelopor kode etik profesi di bidang komputer (Kode Etik Profesional).

 

•Periode III (1970-an)
Istilah etika komputer kemudian digunakan oleh Walter Maner untuk menanggapi permasalahan yang ditimbulkan oleh pemakaian komputer pada waktu itu, salah satunya adalah Program psikoterapi Rogerian ini diciptakan oleh Joseph Weizenbaum dan mengundang banyak kontroversi karena Weizenbaum telah melakukan komputerisasi psikoterapi dalam bidang kedokteran. Era ini terus berlanjut hingga tahun 1980-an dan menjadi masa kejayaan etika komputer, khususnya setelah penerbitan buku teks pertama mengenai etika komputer yang ditulis oleh Deborah Johnson dengan judul Computer Ethics.

 

•Periode IV (1990-an)
Mulai tahun 1990 hingga saat ini, berbagai konferensi, riset, jurnal, artikel dan buku mengenai etika komputer terus berkembang sehingga masyarakat dunia menyadari pentingnya etika dalam penggunaan komputer. Etika komputer juga menjadi dasar lahirnya peraturan atau undang-undang mengenai kejahatan komputer.

 

•10 ETIKA KOMPUTER

1. Jangan menggunakan komputer untuk merugikan orang lain

Misalnya, menggunakan komputer untuk membobol sebuah bank, menggunakan komputer

untuk membuat virus,menggunakan komputer untuk merusak sistem keamanan seseorang.

 

2. Jangan melanggar atau mengganggu hak atau karya komputer orang lain

Contohya melakukan pembajakan terhadap karya orang lain,meginstal sebuah program yang tidak legal.

 

3. Jangan memata-matai file-file yang bukan haknya

Memata-matai, mengintai dan mengambil data milik orang lain yang bukan haknya, sebaiknya hal tersebut tidak dilakukan oleh penggun komputer karena sangat merugikan orang lain dan kegiatan ini biasa dilakukan oleh para Cracker dan Hacker yang tidak bertanggung jawab.
4. Jangan menggunakan komputer untuk mencuri

Ini biasa digunakan oleh perampok-perampok dan pencuri yang biasa menggunakan komputer untuk membobol sistem keamanan sebuah bank, dan digunakan oleh para teroris untuk mencari dana dengan membobol identitas pribadi targetnya.

 

5. Jangan menggunakan komputer untuk memberikan kesaksian palsu

Menggunakan komputer untuk menyebarkan berita-berita palsu dan berkebalikan dengan fakta, serta mengumbar informasi tentang seseorang yang semuanya berupa kebohongan,dan cenderung kepada pelanggaran hukum yaitu merusak nama baik seseorang.

 

6. Jangan menduplikasi atau menggunakan software tanpa membayar

Ini yang biasa dilakukan masyarakat awam yang biasanya dengan tampang tidak berdosa menduplikasi software atau data seseorang tanpa mencantumkan sumber yang dia ambil

 

7. Jangan menggunakan sumberdaya komputer orang lain tanpa sepengetahuan yang bersangkutan

Apabila kita ingin membuka komputer orang lain, kita diharapkan meminta izin dari pemiliknya terlebih dahulu.
8. Jangan mencuri kekayaan intelektual orang lain

Ini seperti menduplikatkan sebuah software lalu memperbanyaknya dan kemudian di komersialkan

 

9. Pertimbangkan konsekuensi dari program yang dibuat atau sistem komputer yang dirancang

Dalam membuat sebuah program hendaknya kita menilai sisi positif dan negatifnya,apabila program yang kita buat lebih banyak dampak buruknya lebih baik kita menghentikan membuat program itu.

 

10. Selalu mempertimbangkan dan menaruh respek terhadap sesama saat menggunakan komputer

Dalam menggunakan komputer kita harus mempertimbangkan setiap sisi baik buruknya,jangan sampai kita merugikan pihak lain.

 

Apabila setiap pengguna komputer maupun internet, menerapkan 10 etika dalam berkomputer dalam menggunakan komputer ataupun internet, bisa dipastikan keamanan dan kenyamanan bagi user maupun pengguna komputer atau internet bisa lebih menyenangkan.

 

•Masalah-masalah

Etika Komputer
•E-commerce yaitu bisnis melalui internet, melahirkan implikasi negatif : bermacam kejahatan, penipuan dan kerugian karena anonymouse-an tadi.
•Kejahatan komputer, kejahatan yang dilakukan dengan komputer sebagai basis teknologinya, seperti: virus, spam, penyadapan, carding, Denial of Service (DoS).
•Diperlukan adanya aturan tak tertulis yaitu Netiket, Emoticon
• Pelanggaran HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual)
Berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh internet menyebabkan terjadinya pelanggaran HAKI seperti pembajakan program komputer, penjualan program ilegal dan pengunduhan ilegal.
• Tanggung Jawab Profesi
Berkembangnya teknologi komputer telah membuka lapangan kerja baru seperti programmer, teknisi mesin komputer, desainer grafis dan lain-lain. Para pekerja memiliki interaksi yang sangat tinggi dengan komputer sehingga diperlukan pemahaman mendalam mengenai etika komputer dan tanggung jawab profesi yang berlaku.

 

•Permasalahan Keamanan IT dibanyak perusahaan
•Permasalahan Keamanan IT dibanyak perusahaan sangat dipengaruhi oleh kesadaran end user akan keamanan komputer boleh dibilang masih rendah, sehingga perlu investasi perusahaan dibidang keamanan komputer :
–Tindakan kejahatan TI cenderung meningkat, hal ini disebabkan penggunaan aplikasi bisnis komputer dan internet sedang meningkat,
–meledaknya trend e-Commerce, personal user semakin cinta dengan internet,
–user semakin melek terhadap teknologi,
–langkanya SDM yang handal,
–transisi dari single vendor ke multi vendor,
–kemudahan mencari software (salah satu contoh dengan berbagi file peer-to-peer di internet),
–kemudahan mencari tempat belajar (contohnya banyak website yang memberikan tutorial gratis mengenai cracking dan tindakan kejahatan lainnya),
–penjahat selalu satu langkah lebih maju bila dibandingkan dengan polisi, dan juga karena cyberlaw belum jelas.

 

•Hak Sosial dan Komputer

Berikut ini hak sosial dan komputer menurut Deborah Johnson:

Hak atas akses komputer

Setiap orang berhak untuk mengoperasikan komputer.

Hak atas keahlian komputer

Pada awal komputer dibuat, terdapat kekawatiran yang luas terhadap masyarakat akan terjadinya pengangguran karena beberapa peran digantikan oleh komputer. Tetapi pada kenyataannya dengan keahlian di bidang komputer dapat membuka peluang pekerjaan yang lebih banyak

Hak atas spesialis komputer

Pemakai komputer tidak semua menguasai akan ilmu yang terdapat pada komputer yang begitu banyak dan luas. Untuk bidang tertentu diperlukan spesialis bidang komputer, seperti kita membutuhkan dokter atau pengacara

Hak atas pengambilan keputusan komputer

Meskipun masyarakat tidak berpartisipasi dalam pengambilan keputusan mengenai bagaimana komputer diterapkan, namun masyarakat memiliki hak tersebut.

•Pentingnya Etika Komputer

Menurut James H. Moor , alasan pentingnya etika komputer ada 3, yaitu :
1.    Kelenturan Logika (Logical Malleability)
kita mampu memprogram komputer untuk melakukan apapun yang kita inginkan. Komputer bekerja akurat seperti yang diinstruksikan programernya. Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap  teknologi komputer karena apabila komputer digunakan untuk aktivitas yang tidak etis, maka orang yang  berada di belakang komputer yang harus dipersalahkan.

2.    Faktor Transformasi
Penggunaan komputer telah mengubah secara drastis cara-cara kita dalam melakukakan sesuatu. Inilah yang dimaksud faktor transformasi. Kita bisa melihat jelas transformasi yang terjadi dalam cara melakukan tugas-tugas perusahaan. Contohnya surat elektronik (E-mail).

3.    Faktor Tidak Terlihat (Invisibility Factor)
Umumnya masyarakat menganggap komputer sebagai “kotak hitam” karena semua operasi internal komputer tidak dapat dilihat secara langsung. Tersembunyinya operasi internal komputer membuka peluang untuk membuat program secara sembunyi, membuat kalkulasi kompleks diam-diam, bahkan penyalahgunaan dan pengerusakan tidak terlihat.

 

•Etika Komputer di Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara pengguna komputer terbesar di dunia sehingga penerapan etika komputer sangat dibutuhkan. Pengenalan teknologi komputer menjadi kurikulum wajib di sekolah-sekolah, mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA sederajat). Pelajar, mahasiswa dan karyawan dituntut untuk bisa mengoperasikan program-program komputer dasar seperti Microsoft Office.

Tingginya penggunaan komputer di Indonesia memicu pelanggaran-pelanggaran dalam penggunaan internet. Survei Business Software Alliance (BSA) tahun 2001 menempatkan Indonesia di urutan ketiga sebagai negara dengan kasus pembajakan terbesar di dunia setelah Vietnam dan China. Besarnya tingkat pembajakan di Indonesia membuat pemerintah Republik Indonesia semakin gencar menindak pelaku kejahatan komputer berdasarkan Undang-Undang Hak Cipta No. 19 Tahun 2002 (penyempurnaan dari UUHC No. 6 Tahun 1982 dan UUHC No. 12 Tahun 1997

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s